Jumat, 23 Agustus 2013

_ lelaplah _

Nak ..
Apakah tak kau rasa
Sinar mata mulai sayu

Nak ..
Mendekatlah
'Kan bunda peluk Mungil raga
Biar dingin tiada menggoda

Nak ..
Lelaplah
Bersama impian
Yang besar terdamba

Nak ..
Ketahuilah
Bunda rela berkorban
Demi kebahagiaanmu
karna kau adalah permata hidupku

Whatsapp , 23august2013
nad.ju

Rabu, 07 Agustus 2013

*** Episode : Musim Semi ***

By : Larung Biru

segenap malam melipat butiran rindu
pada sunyi yang mengendap di dadaku
bukankah ini malam kesunyatan yang kesekian kalinya

cemandik ayu jumangkah ing awang
gemrenggeng roso mendem kangenku seng pati
gilar kaukung kadya riaking tirta

aku terjelembab dalam gatra rindumu yang paling lungkrah
dan malam ini kita
yang masih mengerutkan dahi
menjelma petang mengundur pandang
tibatiba lelangit mengirim hujan
dalam dada puisi
lalu kita berseremoni

coba lihat pesona bulan itu, ia membias cahaya yang
meranum
menganyam bait-bait pasir yang luruh di terpa hujan
sedangkan rindu bagaikan ladam
menarik ulur getar aishiteru

kita hanya sepenggalan musim yang pecah
tapi waktu mengembalikan pada langit yang paling wangi
: adalah hatimu

Sabtu, 03 Agustus 2013

*** perempuan bertudung senja ***


Dia perempuan bertudung senja
Terpaku memandang sayu
Membaca larik-larik sendu
Pada dinding risalahnya hati senjaku

Dia perempuan bertudung senja
Tersenyum dalam butiran tasbih
Menjelang malam yang tenang
Di terang  seribu bulan

Sebelum senja melenyap
Ia bersimpuh penuh harap
Membisikan hati yang senyap
Di langit kelam bersayap

Ia berdiri menatap qiblat di hadapan surya
Yang perlahan hilang sekelebat
Menanti datangnya cinta yang terharap
Seperti tulusnya ia berdoa
Dengan perlahan peluh matanya
Mengalir bak hujan di ujung barat
Membasuh jiwa-jiwa gundah

Dia perempuan bertudung senja
Menghamparkan seribu rindu
Di ujung waktu penantiannya
Dan di batas langit senjaku
engkau terpuisikan selayak bidadari syurga

Whatsapp , 03august2013
Pycho feat Kanaya

Kamis, 25 Juli 2013

*** Spiral Rindu ***

Kunikmati kecupan hujan diantara remah gerimis yang mengeja malam
dan angin yang menikam diam
tersengal nafasku tersipu dendam
pada romantika biru di penghujung kalbu

adakah serupa rindu yang nyalang?
dada ini sangatlah hujan
bagai rima rindu bertebaran
lalu,memutar memory dalam kenang
laiknya rindu yang tak berpualam

runtuhlah gerimis setajam pualam
dan biarkan tetap 'kunikmati kecupan hujan
sebelum fajar menguntai salam dan mentari menanti di pertigaan

Mayapada , 24july2013
Larung feat Kanaya

Sabtu, 20 Juli 2013

*** Aku , Srikandi Sang Pemintal Cinta ***

Kastaku bukanlah srikandi
Pun penyair nan mahir
Jua bukan pujanggi
Yang pandai tarikan pena kelana
Rangkai aksara menjelma mutiara kata
'Tuk memikat hatimu duhai arjuna

**
Wahai bestari nan berseri
Tiada kemayu srikandi kucari
Pun tiada mengharap
titah pena punggawi
Aku ingin rebah di dadamu
'tuk menitip cinta insani
Menghirup segar nafas khusyu’mu
yang kerap mencuri hatiku
Gemeretakkan debar jantung si pemulung
menikam sukmaku

**
Dan 'ku bukan pula wanita berparas cantik
Atawa dara genit
yang piawai memikat lelaki
Dengan segala gelar jua talenta
Berparasit pada popularitas
'Tuk menjerat hatimu
duhai arjuna

**
Dara nan ayu ibarat jamu
Gairahkan atma yang jemu
Ada ketenanganmu bertatap temu
Nan rapi kau simpan
rona pipi merah semu
Berselimut diam
dikau juwita menyimpan rekah bibirmu
Teribaratkan bias rembulan
di balik mega memalu
Ranum berpijar
goda kerlipan bintang
tunduk pada pijarmu

**
Di sini , aku adalah aku
Aku wanita biasa
Dengan segala kekurangan
Tetapi aku punya banyak cita dan cinta
Untukmu
memintal pita pun pinta
Untuk mencintaimu lelakiku
Ya , hanya dirimu

**
Okhh…
Berpendar jatuh hatiku
menghujani tubuh cintamu
Terkalam salam dalam wicara
senyap kita berbagi

Memeluk rintih dan pinta kian melindap
Dalam gelap menggarap iradat qodrati
Mari mengembara di kembara malam
Menitip pesan lewat semilir bayu
Agar terijabah Mahabbah madah cinta kita

Mayapada , 20july2013
Kk abhian - kanaya

Sabtu, 13 Juli 2013

** Pucuk Asmara **

Aku ingin, kau menghimpitku
Layaknya sepasang merpati muda
Saling memagut meluapkan gempita
Beringaslah, pulut bibir tipisku!
Terdengar desis-desis suara merdu
Peluh basahi sekujur tubuhku-tubuhmu
Berdua kita mencapai Mahameru

Di nayang, ada elang lapar yang memecah kebisuan ranjang
Ada erangan yang tak bisa kutelan muda
;Sebaris poni cantikmu , gugah desis acuku

Ohh dinda, sebelum kutandang temaram yang rimba
; Izinkanlah kukecup bilah poni arsiranmu
Tuk gempitakan geluguku
Ingin kurasa lagi hangat kecup bibirmu
Menggelora di jiwa yang membara
Dan, kembali kurebah dalam pelukmu
: membasah

Satukan jemari
Lembut nan syahdu kita bersatu
Bermandi peluh
Tuntaskan hasrat yang masih membara
Hingga fajar menyapa
Dan mentari terangi jiwa

Whatsapp , 13july2013
Kanameru & SL

Kamis, 11 Juli 2013

Aurora , Pantaskah ..?

Aku adalah aku
Dengan segala kesederhanaanku
Saat malam datang
Jemari menyapa pena
Tertulis barisan kata
Yang tak bermakna
Kemudian , ada yang bertanya
mengapa?
Kenapa?
Untuk apa?
Buat siapa?
Lalu , 'ku jawab :
" aku tak tahu , yang aku tahu
Aku hanya ingin torehkan tinta dari bocornya sebuah hati.. "

Tak ku pedulikan banyak bibir yang mencibir
Banyak kata yang mencela
Hingga perdebatan pun dihelat

Aku bukan siapa-siapa
Bukan juga apa-apa
Merasa asing di istana
Gelisah , membucah
Lalu , fajar
Seperti sembunyi dan pura-pura terpejam
Mengeja nostalgia pada cakrawala langit urdu !!

Line application , 11july2013
Kanameru feat james brutt